← Kembali ke Blog

Fee Marketplace Makin Besar 2026: Rincian Potongan Shopee, Tokopedia & TikTok Shop + Cara Jualan Tanpa Tergerus

UMKM & Marketplace 2026-08-06 Oleh Ardi

Potongan total di Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop bisa lebih dari 20% dari nilai transaksi pada Mei 2026. Artikel ini merinci setiap biaya terbaru, menghitung dampaknya ke margin, dan menunjukkan cara jualan tanpa tergerus oleh fee.

Ringkasan Singkat (30 Detik)

Paruh pertama 2026 dibuka dengan banyak penyesuaian biaya di marketplace Indonesia: Shopee menaikkan tarif program Gratis Ongkir XTRA dan memperluas atribusi iklan GMV Max; Tokopedia & TikTok Shop memberlakukan biaya layanan logistik baru yang ditanggung penjual serta menaikkan batas komisi per item dari Rp40.000 menjadi Rp650.000; dan mulai 1 Agustus 2026, PPh Pasal 22 0,5% mulai dipungut oleh marketplace yang ditunjuk — pajak, bukan fee platform baru. Bagi seller bermargin tipis, kombinasi komisi + biaya layanan + iklan bisa menggerus 15–20%+ dari harga jual.

Rincian Biaya Marketplace per Platform (Mei 2026)

Sebelum dihitung, biaya-biaya ini memang bertumpuk. Berikut detailnya per platform.

Shopee — Potongan Bisa Tembus 20%+

Akumulasi biaya di skenario tertinggi pada April–Mei 2026 diproyeksikan melampaui 20% dari nilai transaksi (sumber di bawah).

Tokopedia & TikTok Shop — Komisi Naik dan Biaya Baru

Lazada — Relatif Stabil, Tetap Ada Potongan

Catatan: PPh Pasal 22 0,5% (1 Agustus 2026)

Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli ditunjuk memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,5% dari seller yang memenuhi kriteria. Ini bukan fee platform dan bukan pajak baru — hanya perubahan mekanisme penyetoran. Tetap harus masuk dalam kalkulasi margin Anda.

Simulasi: Jual 1 Item Rp150.000, Berapa yang Sampai ke Dompet?

KomponenMarketplace (skema aktif)Toko Online Sendiri
Harga jualRp150.000Rp150.000
HPPRp80.000Rp80.000
Komisi/adminRp15.000 (10%)Rp0
Biaya program ongkirRp11.250 (7,5%)Rp0
Biaya logistik sellerRp5.000Rp0
Iklan (estimasi)Rp8.000Rp0
Payment gatewayRp3.750 (2,5%)
Sisa marginRp30.750 (20,5%)Rp66.250 (44,2%)

Selisih per transaksi Rp35.500 — dan satu pesanan retur saja sudah menghapus keuntungan beberapa transaksi. Dikalikan ratusan order per bulan, selisihnya bisa puluhan juta rupiah per bulan.

Kenapa Fee Naik Terus? 3 Penjelasan Tanpa Rumor

  1. Masa subsidi berakhir. Potongan ongkir dan promo besar-besaran yang dulu didanai platform kini dialihkan menjadi biaya layanan yang ditanggung penjual.
  2. Biaya kecil yang ditumpuk. Rp1.250/order, Rp100–3.000/order logistik, +2–7,5% program tertentu — sendirian terlihat kecil, digabung langsung menggerus margin kategori tipis.
  3. Iklan sudah de facto wajib. Perubahan atribusi GMV Max 2026 membuat marketplace lebih mudah mengklaim transaksi sebagai hasil iklan, sehingga pengeluaran iklan sulit dihindari.

Timeline Perubahan yang Wajib Diketahui Penjual (2025–2026)

3 Jurus Bertahan Tanpa Harus Keluar Marketplace Seketika

Jurus 1: Hitung Ulang Unit Economics per Produk (Bukan Sekadar Omzet)

Hitung margin bersih per SKU: harga jual − HPP − komisi − biaya layanan − estimasi iklan − risiko retur. Produk yang marginnya negatif: naikkan harga atau hentikan. Jadikan rutinitas bulanan, bukan hitungan sekali waktu.

Jurus 2: Diversifikasi Kanal — Marketplace Bukan Satu-Satunya Rumah

Tetap jualan di marketplace untuk exposure, tapi arahkan pembeli ke kanal sendiri: QR di kemasan, program member eksklusif, konten edukatif di Instagram/TikTok yang berujung ke website atau payment link Anda. Tidak perlu keluar marketplace seketika — cukup tidak bergantung 100%.

Jurus 3: Bangun Jalur Penjualan Sendiri (Potongan 0,5–2,5%)

Dengan toko online sendiri, satu-satunya potongan adalah biaya payment gateway (QRIS, VA, e-wallet) — sekitar 0,5–2,5%. Sisanya utuh: margin, data, dan kontak pelanggan sepenuhnya milik Anda. Hosting pun bisa Rp 0/bulan dengan arsitektur modern, dan bisa dimulai dari skala kecil dulu.

Arblok Digital (Tasikmalaya) tidak mengklaim punya semua jawaban, tapi kami spesialis membangun kasir & toko online custom yang: dipakai di lapangan sungguhan, hosting Rp 0/bulan, data pelanggan sepenuhnya milik Anda, dan payment gateway terintegrasi dengan harga yang transparan. Konsultasi 30 menit pertama gratis — tanpa kewajiban, tanpa sales pressure.

Kesimpulan

Kenaikan fee marketplace 2026 bukan kabar yang berhenti di bulan Mei. Yang bisa Anda lakukan: (1) hitung ulang margin tiap produk, (2) diversifikasi kanal penjualan, dan (3) bangun jalur yang Anda kendalikan sendiri. Marketplace tetap berguna sebagai kanal akuisisi — tapi jangan jadikan mereka satu-satunya pintu.

FAQ

Berapa potongan total Shopee atas satu transaksi di 2026?

Di skenario tertinggi (mengikuti Gratis Ongkir XTRA, Promo XTRA, dan Shopee Live) potongan total bisa lebih dari 20% dari nilai transaksi. Biaya administrasi di kategori fashion sampai 10%, belum termasuk iklan dan biaya proses Rp1.250/pesanan.

Apakah benar Tokopedia menaikkan batas komisi per item menjadi Rp650.000?

Benar. Batas komisi per item naik dari Rp40.000 menjadi Rp650.000 sejak 18 Mei 2026 — hampir 16 kali lipat dan paling berdampak untuk produk bernilai jual tinggi.

Berapa biaya layanan logistik Tokopedia dan TikTok Shop sejak 1 Mei 2026?

Rp100 sampai Rp3.000 per pesanan, dengan batas maksimum Rp10.110 (Tokopedia) dan Rp5.055 (TikTok Shop) sebelum pajak. Biaya ditanggung penjual dan tidak terlihat pembeli saat checkout.

Apakah PPh Pasal 22 0,5% mulai 1 Agustus 2026 merupakan fee marketplace baru?

Bukan. Ini perubahan mekanisme pemungutan pajak oleh marketplace yang ditunjuk (Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli), bukan tambahan komisi platform. Tetap harus dihitung dalam margin.

Bagaimana cara jualan agar tidak tergerus potongan marketplace?

Empat jalur: (1) bangun toko online sendiri dengan payment gateway berbiaya 0,5–2,5% per transaksi, (2) WhatsApp Business + payment link, (3) social commerce yang diarahkan ke website sendiri, (4) audit ulang harga jual per produk. Toko sendiri memberi margin terbesar dan data pelanggan sepenuhnya milik Anda.

Sumber Data

Mau punya kasir & toko online sendiri tanpa fee marketplace?

Diskusikan di WhatsApp →