Membangun Aplikasi Cepat dan Scalable dengan Arsitektur Monorepo
Mengapa memulai dengan satu codebase tunggal (monorepo) menggunakan NPM Workspaces adalah pilihan terbaik bagi startup modern.
Tantangan Duplikasi Kode pada Skala Besar
Ketika produk teknologi berkembang, developer sering perlu membuat beberapa aplikasi pendukung yang berbeda namun menggunakan basis data dan alur kerja yang serupa. Jika menggunakan multi-repositori tradisional, developer terpaksa menduplikasi kode.
Solusi NPM Workspaces & Shared Packages
- Paket Logika Bersama (packages/logic): Seluruh logika bisnis diisolasi ke dalam satu folder tersendiri.
- Paket Koneksi Database (packages/supabase): Konfigurasi klien, kueri database, serta migrasi skema RLS diwadahi dalam satu paket independen.
- Kemudahan Integrasi: Aplikasi front-end tinggal mengimpor pustaka bersama. Saat menambahkan aplikasi baru, hanya perlu mengimpor library yang sama.
FAQ
Apa perbedaan Monorepo dengan Monolith?
Monolith adalah satu aplikasi besar tunggal. Monorepo adalah satu repositori yang menampung banyak aplikasi independen yang berbagi kode secara modular.
Kapan proyek harus beralih ke Monorepo?
Sangat disarankan sejak awal jika berencana membuat beberapa aplikasi yang saling terhubung.